Langsung ke konten utama

SERIAL FIQIH #1 CARA BERTOBAT

Bertobat dalam Islam adalah kembali kepada Allah dengan sungguh-sungguh dan meninggalkan perbuatan dosa. Menariknya, kata "tobat" sendiri berasal dari bahasa Arab taba yang berarti "kembali."

Berikut adalah langkah-langkah praktis dan spiritual untuk melakukan Taubatan Nasuha (tobat yang semurni-murninya):


1. Syarat Utama Bertobat

Jika dosa tersebut berkaitan dengan hubungan antara manusia dengan Allah, para ulama menyepakati tiga syarat utama:

  • Menyesal (An-Nadam): Merasakan penyesalan yang mendalam dalam hati karena telah melanggar larangan Allah.

  • Berhenti (Al-Iqla): Seketika itu juga menghentikan perbuatan dosa yang sedang dilakukan.

  • Bertekad Kuat (Al-Azm): Menanamkan niat yang teguh untuk tidak akan mengulangi perbuatan tersebut selamanya.

Catatan Penting: Jika dosa berkaitan dengan hak sesama manusia (seperti mencuri atau menyakiti orang lain), ada syarat keempat: Meminta maaf atau mengembalikan hak tersebut kepada orang yang bersangkutan.


2. Tata Cara Shalat Taubat

Salah satu cara terbaik untuk mengawali langkah baru adalah dengan melaksanakan Shalat Sunnah Taubat.

  1. Berwudhu dengan sempurna.

  2. Niat: "Nawaitu sholatas taubati rak'ataini lillahi ta'ala" (Saya niat shalat sunnah taubat dua rakaat karena Allah Ta'ala).

  3. Pelaksanaan: Dilakukan sebanyak 2 rakaat seperti shalat sunnah pada umumnya.

  4. Waktu: Bisa dilakukan kapan saja, namun waktu yang sangat dianjurkan adalah pada sepertiga malam terakhir.


3. Langkah Pendukung (Istiqomah)

Agar tidak kembali terjerumus, Anda bisa melakukan langkah-langkah berikut:

  • Perbanyak Istighfar: Bacalah Sayyidul Istighfar atau kalimat istighfar sederhana secara rutin.

  • Ganti Keburukan dengan Kebaikan: Allah berfirman bahwa perbuatan baik dapat menghapuskan perbuatan buruk. Perbanyak sedekah, membantu orang, atau ibadah sunnah lainnya.

  • Pilih Lingkungan yang Tepat: Terkadang, lingkungan atau teman sangat memengaruhi perilaku kita. Cobalah mencari lingkaran pertemanan yang saling mengajak pada kebaikan.

  • Jangan Berputus Asa: Sebesar apa pun dosa yang dilakukan, pintu ampunan Allah jauh lebih luas. Jangan biarkan rasa bersalah justru membuat Anda menjauh dari Tuhan.


Doa Mohon Ampunan

Anda bisa mengamalkan doa yang diajarkan Nabi Muhammad SAW ini:


$$اللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّي لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ خَلَقْتَنِي وَأَنَا عَبْدُكَ وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ أَبُوءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ وَأَبُوءُ لَكَ بِذَنْبِي فَاغْفِرْ لِي فَإِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا أَنْتَ$$

 

"Ya Allah, Engkau adalah Rabbku, tidak ada Tuhan yang berhak disembah kecuali Engkau. Engkau memilikiku dan aku adalah hamba-Mu..."


By : MASF Project

Komentar